5 Tips Investasi Tanah yang Menguntungkan

Posted on

Salah satu bentuk investasi yang sangat berpotensi untuk meraup keuntungan yang besar adalah investasi tanah. Investasi ini sangat menjanjikan, dikarenakan kebutuhan dapat tanah di kalangan penduduk tetap meningkat. Hal ini tidaklah mengherankan, dikarenakan tanah adalah kebutuhan primer yang dapat menopang kebutuhan utama masyarakat.

Investasi tanah tidak hanya terbatas pada nilai jual tanah itu sendiri, tapi terhitung pada faedah tanah. Dalam hal ini, tanah sanggup difungsikan untuk membangun tempat tinggal yang dapat dijual, ruko yang dapat dikontrakan, tempat tinggal kontrakan, dan yang lainnya.

Harga jual tanah bervariasi dan berbeda-beda. Tinggi-rendahnya nilai jual tanah sangat terpengaruh oleh beebrapa faktor, seperti aspek lokasi, keadaan tanah, aspek ekonomi, kepadatan penduduk, dan yang lainnya.

Investasi tanah tergolong sebagai investasi properti yang paling mudah dikerjakan dan punya potensi keuntungan yang tidak kalah berasal dari investasi properti lainnya seperti tempat tinggal dan apartemen. Hanya saja, sehingga Anda sanggup memperoleh keuntungan, Anda mesti mengikuti beberapa tips yang dapat aku sebutkan di bawah ini.

5 Tips Investasi Tanah yang Menguntungkan
1. Lokasi tanah

Lokasi tanah sangat memilih nilai jual berasal dari tanah itu sendiri. Ketika ingin berinvestasi tanah, Anda mesti sangat jeli dalam memperkirakan mana tanah yang berpotensi memliki nilai jual yang tinggi nantinya. Tanah yang berlokasi di pusat kota, dekat layanan umum, pusat industri, serta kawasan pengembangan umumnya punya nilai jual yang tinggi dibandingkan nilai jual tanah di wilayah lainnya.

Faktor lainnya yang terhitung mesti diperhatikan berkaitan wilayah tanah adalah apakah tanah tersebut dekat atau rasa tidak cukup nyaman atau tidak. Sebab, umumnya orang-orang tidak suka wilayah tanah yang dekat atau berada di wilayah yang seperti in. Beberapa contoh wilayah yang masuk kategori ini adalah wilayah tanah yang dekat atau berada di wilayah rawan banjir dan tanah longsor, dekat penampungan sampah umum, banyak preman, dekat kompleks kuburan, dan yang lainnya.

Lihat Juga : Kavling Produktif Syariah

2. Kondisi tanah

Kondisi tanah terhitung merupakan keliru satu aspek penentu tinggi rendahnya nilai jual tanah. Tanah yang rata dan padat umumnya lebih bernilai tinggi dan lebih disukai costumer daripada tanah yang tidak rata atau tidak padat. Bentuk tanah yang persegi dan trapezium terhitung lebih disukai daripada bentuk lainnya.

Dalam penentuan ukuran tanah sebaiknya disesuaikan dengan wilayah tanah. Sebagai contoh, tanah yang terdapat di wilayah elit dan mayoritas penghuni sekitarnya adalah orang-orang kaya, sebaiknya ukuran tanah dibikin lebih lebar dikarenakan dapat lebih disukai. Sebab, orang-orang kaya tentu saja berkeinginan untuk membangun tempat tinggal besar dan mewah cocok dengan selera mereka.

3. Negosiasi harga tanah

Negosiasi harga tanah merupakan fase penting dan memilih besar kecilnya keuntungan hasil penjualan tanah yang Anda tawarkan. Sebelum Anda melakukan negosiasi, pastikan Anda sudah menemukan alasan yang kuat berkaitan nilai jual tanah yang Anda tawarkan. Jika alasan yang Anda memberikan kuat, pasti costumer tidak dapat sangsi untuk membelinya cocok nilai jual tersebut.

Salah satu alasan kuat yang seringkali dikemukakan dalam negosiasi adalah keunggulan dan kelebihan wilayah tanah. Misalnya, wilayah tanah yang sangat strategis untuk jualan. Nah, costumer yang perlu tanah untuk itu pasti tidak dapat berfikir panjang untuk membeli tanah senilai yang Anda tawarkan.

4. Legalitas tanah

Legalitas tanah berkaitan dengan surat-surat dan hal-hal yang berkaitan dengan kepemilikan resmi dan sah secara hukum atas sebuah tanah. Oleh dikarenakan itu, kala Anda membeli tanah baik untuk membuat bangunan di atasnya atau untuk menjualnya kembali, pastikan legalitas tanah tersebut paham dan sudah ada. Hal ini penting untuk menghambat kerugian menimpa Anda. Betapa banyak masalah kerugian yang menimpa seseorang akibat membeli tanah yang tidak punya legalitas resmi. Bila perlu, bertanyalah kepada orang yang pakar dan mempunyai pengalaman dalam hal ini sebelum saat mengambil keputusan membeli sebuah tanah.

5. Kondisi keuangan yang stabil

Investasi tanah sebetulnya sangat meguntungkan tapi bersifat jangka panjang. Biasanya tanah yang dijual perlu waktu yang cukup lama untuk memperoleh pembeli, meskipun pada beberapa masalah ada terhitung yang cepat laku terjual.

Dalam proses menanti tanah yang Anda jual memperoleh costumer cocok harga yang Anda targetkan, keadaan keuangan Anda mesti stabil sehingga tidak mengalami collapse. Banyak masalah penjualan tanah mengalami kerugian dikarenakan butuh uang. Bisa dibayangkan kala Anda tiba-tiba butuh uang. Apa yang Anda lakukan? Kemungkinan besar Anda dapat menjual tidak mahal tanah Anda dan mengalami kerugian dikarenakan itu. Benar bukan?! Oleh dikarenakan itu, pastikan keungan Anda sangat stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *