Wajib Baca! 4 Buku Bisnis Terbaik Sepanjang Masa

Posted on

Tidak diragukan lagi bahwa buku memang miliki segudang manfaat. Di kala senggang, ada baiknya menyisihkan waktu untuk membaca buku terutama buku bisnis. Selain menambah ilmu bisnis, membaca buku bisnis dapat membuka mata dan pikiran lebih luas.

Berikut ini Buku Bisnis Terbaik menurut tim kafebukubisni:

HUG YOUR HATERS, Jay Baer (2016)

“80% perusahaan merasa bahwa mereka telah memberikan layanan yang terbaik, namun hanya eight% dari pelanggan mereka yang setuju.”

Kutipan di atas menjadi landasan utama ditulisnya buku bisnis Hug Your Haters. Buku ini akan mengupas 2 tipe haters yang akan Anda temui dalam bisnis apapun serta tips dalam menghadapi mereka. Buku ini menggaris bawahi pentingnya komplain dari konsumen.

Buku ini mengajarkan Anda untuk jangan pernah kesal pada konsumen yang komplain atas jasa atau produk Anda, melainkan berterima kasih kepada mereka. Mayoritas konsumen yang tidak puas jarang menyampaikan keluhan. Dan tanpa sepengetahuan Anda, mereka berpindah ke emblem lain. Dengan mendapatkan komplain dari konsumen, Anda dapat mengevaluasi dari meningkatkan servis dan produk Anda.

Maka dari itu, keluhan konsumen adalah aset terbesar perusahaan.

Hug your haters. Thank them!

WOW LEADERSHIP, MarkPlus Institute (2014)
Buku ini ditulis oleh Hermawan Kartajaya dan Ardi Ridwansyah. Hermawan Kartajaya adalah pakar advertising and marketing yang masuk sebagai One of The 50 Gurus Who Shaped the Future of Marketing. Beliau juga adalah founder dan CEO MarkPlus, Inc., sementara Ardi Ridwanyah adalah COO MarkPlus, Inc.

“Leadership is have an impact on, nothing more, nothing much less.”一  John C. Maxwell

Salah satu kutipan di dalam buku bisnis WOW Leadership yang menyebutkan bahwa; pemimpin adalah individu yang ide dan perbuatannya mampu mempengaruhi perilaku orang lain bergerak secara suka rela.

Buku ini berisi tentang 6 atribut leadership untuk menjadi WOW Leader. 6 aspek tersebut meliputi aspek fisik, aspek intelektual, aspek emosional, aspek kemampuan sosial, aspek kepribadian, dan aspek ethical.

RICH DAD POOR DAD, Robert Kiyosaki (1997)

“Let the money be just right for you.” 一 Robert T. Kiyosaki

Membangun aset lebih penting daripada memperbesar pengeluaran. Membangun aset yang dimaksud ialah investasi, dan membiarkan uang ‘bekerja’ untuk Anda.

Rich Dad, Poor Dad berisi tentang pentingnya economic literacy (pendidikan keuangan) sejak dini, agar tidak terjebak dalam rat race (lingkaran setan dalam mengejar uang).   Buku ini mengandung kisah-kisah menarik dengan tata bahasa yang mudah dicerna. Setiap bab akan berisikan pelajaran mengenai Financial Literacy dari Rich Dad, dan bagaimana cara agar tidak terjebak di dalam Rat Race karena Poor Dad.

Buku ini mencolek kita untuk selalu belajar untuk tidak selalu berada di dalam zona nyaman dari gaji yang diperoleh, melainkan melatih pikiran supaya tetap jeli dalam melihat peluang bisnis yang ada di sekitar untuk menghasilkan passive profits.

“The unmarried maximum powerful asset all of us have is our mind. If it’s far skilled well, it could create huge wealth in what appears to be an immediately.”— Robert T. Kiyosaki

START WITH WHY, Simon Sinek (2009)

Kata ‘pengusaha’ akan selalu terkait dengan kata ‘pemimpin’ dan ‘kepemimpinan’. Buku berjudul lengkap Start With Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action ini, akan menyuguhkan pembaca dengan untaian kata yang menekankan kepemimpinan dan cara menjadi pemimpin yang baik.

Buku ini memberikan pencerahan dengan fakta; Banyak orang sering fokus pada apa yang harus dilakukan (What) dan bagaimana cara melakukannya (How). Ironisnya, banyak yang kurang memahami mengapa mereka harus melakukan hal tersebut (Why).

Diulas di buku bisnis ini bahwa semua pemimpin yang hebat memiliki satu kesamaan; mencapai passion dan memulainya dengan “kenapa?”

Pertanyaan ‘kenapa’ harus dijawab dengan jawaban rasional, sehingga individu akan terdorong untuk mencari alasan yang masuk akal, serta memahaminya. Setelahnya, barulah paparkan apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya. Cara ini membuat Anda lebih muda menggerakkan tim sehingga suasana kerja menjadi lebih efektif dan efisien.

“There are most effective methods to persuade human conduct; you could manipulate it or you may encourage it.” — Simon Sinek

Sangat disarankan bagi sahabat Ralali untuk menyisihkan waktu demi bacaan buku bisnis terbaik di atas! No regrets!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *