Macam-macam Bentuk Formasi dalam Permainan Sepak Bola

Prediksi Bola – Tahukah kamu? di abad ke-21 ini, udah lebih dari 250 juta orang di lebih dari 200 negara memainkan sepak bola. Sehingga keliru satu cabang olahraga ini jadi yang ter-populer hingga waktu ini. Bentuk permainan olahraga ini terdiri dari 2 tim yang tiap-tiap timnya beranggotakan 11 pemain inti dan lebih dari satu pemain cadangan. Masing-masing tim bertujuan mencetak gol atau memasukkan bola ke gawang tim lawan. Hal ini, tentu saja perlu suatu formasi yang dibentuk sedemikian rupa agar tiap tiap pemain dapat mobilisasi tugas cocok posisinya secara optimal. Karena tak sekedar skill para pemain, kerjasama tim, dan langkah yang tepat, pemilihan formasi sepak bola yang tepat termasuk amat diperlukan oleh tiap-tiap tim agar dapat memenangkan permainan. Nah, mengenai formasi di dalam bermain sepak bola ini, dapat kami kupas lengkap beserta gambarnya.

Tapi, sebelumnya kami harus paham dulu bahwa di dalam pembentukan formasi sepak bola, secara dasarnya sebuah tim terdiri dari 4 posisi pemain. Berikut pembagian tugas yang harus dimiliki dari suatu formasi sepak bola:

1. Kiper, yaitu pemain tunggal di barisan pertama. Tugasnya adalah memelihara gawang.
2. Bek, yaitu pemain yang memelihara bagian belakang. Tugasnya sebagai benteng pertahanan.
3. Gelandang, yaitu pemain tengah. Tugasnya sebagai penghubung pada bek dan penyerang.
4. Penyerang, yaitu pemain di posisi terdepan. Tentu saja tugas intinya adalah mencetak gol.

Tapi, sebenarnya, tidak hanya terbagi ke di dalam 4 posisi saja, tetap banyak pembagian posisi dari tiap-tiap posisi tersebut. Kalau anda dambakan paham pembahasan dan penjelasan tugasnya secara mendetail, anda dapat membaca artikel yang tertentu mengupas mengenai nama posisi pemain sepak bola dan tugasnya ini.

Setelah kami paham mengenai nama-nama posisi sepak bola, mari kami lanjut ke pembahasan utama kita…

Macam-macam Formasi Sepak Bola

Bentuk Formasi 4-4-2

Formasi yang terdiri dari 4 orang bek (pemain berwarna biru), 4 orang gelandang (pemain berwarna kuning), dan 2 orang penyerang (pemain berwarna merah) ini mengedepankan pada keseimbangan pada pertahanan dan penyerangan.
Untuk pola penyerangan, formasi ini lebih terfokus pada serangan yang ditunaikan dari bagian samping atau sayap. Karena bersama dengan umpan lambung dan assist, gol dapat dicapai bersama dengan lebih mudah.
Formasi yang terbukti membawa banyak berlebihan dan kekurangan ini kerap digunakan oleh klub-klub besar, seperti Spanyol. Di Indonesia sendiri, formasi ini termasuk kerap digunakan oleh timnas Indonesia di pertandingan tingkat internasional.

Bentuk Formasi 4-4-1-1

Dengan 4 bek, 4 gelandang, dan 2 penyerang, formasi ini nyaris serupa seperti formasi 4-4-2. Yang membedakan adalah di formasi ini pemain penyerang terbagi lagi jadi dua, yaitu 1 second striker dan 1 penyerang.
Second striker ini biasa disebut termasuk bersama dengan penyerang lubang. Pemain di posisi ini umumnya adalah orang yang punyai kreatifitas yang tinggi, yang dapat termasuk turun sebagai pemain sedang untuk menerima bola dari gelandang dan diberikan kepada penyerang atau untuk dirinya sendiri.
Formasi yang lebih condong mengandalkan satu penyerang handal di depan ini lebih terlalu mungkin tim yang menggunakannya menciptakan gol-gol urgent bersama dengan dibantu oleh second striker sebagai serangan bayangan.

Bentuk Formasi 4-2-4

Formasi yang terdiri dari 4 orang bek, 2 orang gelandang, dan 4 orang penyerang ini lebih mengedepankan pada penyerangan. Dengan meletakkan 4 pemain penyerang, tentu kesempatan untuk mencetak gol dapat lebih besar.
Formasi 4-2-4 ini berasal dari Inggris yang lantas menyebar luas. Formasi ini termasuk meraih penghormatan dari Negara Brazil, gara-gara bersama dengan memanfaatkan formasi sepak bola ini timnas Brazil berhasil jadi juara dunia pada th. 1958.

Bentuk Formasi 4-3-2-1

Formasi sepak bola yang terdiri dari 4 orang pemain bek, 3 orang gelandang tengah, 2 orang gelandang sayap penyerang, dan 1 orang penyerang ini adalah formasi yang langka ditemui.
Pertahanan formasi ini tergolong solid agar susah untuk ditembus oleh tim lawan, gara-gara terdapatnya 4 orang bek dan 3 pemain sedang (gelandang) bertahan.
Untuk penyerangan pun termasuk kuat, gara-gara terdapatnya 2 pemain sayap yang bertanggung jawab untuk memberikan assist kepada penyerang untuk memasukkan bola ke gawang lawan.

Bentuk Formasi 4-3-1-2

Formasi sepak bola yang satu ini nyaris serupa bersama dengan 4-3-2-1 sebelumnya. Bedanya, formasi ini memanfaatkan 2 pemain penyerang atau striker, dan seorang playmaker di belakang 2 penyerang tersebut.
3 orang jadi pemain gelandang. Detail-nya, seorang jadi gelandang bertahan di tengah, dan 2 orang pemain lainnya sebagai gelandang sayap kanan dan kiri.

Sedangkan di belakang, tetap memanfaatkan porsi yang serupa seperti formasi-formasi sebelumnya, yaitu 4 orang bek.
Tipe formasi ini termasuk merupakan keliru satu formasi yang pola penyerangan-nya cukup kuat.

Bentuk Formasi 4-5-1

Tipe formasi ini populer bersama dengan pertahanan-nya dan mengandalkan serangan balik. Formasi ini terdiri dari 4 orang bek, 5 orang gelandang, dan 1 orang penyerang.
Formasi ini umumnya digunakan untuk menjauhi kekalahan di fase knock out di dalam sebuah pertandingan.
Kuncinya adalah tempo permainan yang terjaga dan pertahanan yang kuat. Tapi, dapat susah melakukan serangan mendadak bersama dengan formasi ini, khususnya kecuali para pemain sayap harus bertugas meng-cover pertahanan.

Bentuk Formasi 4-3-3

Formasi yang terdiri dari 4 orang bek, 3 orang pemain tengah, dan 3 orang penyerang ini terlalu mungkin bagi tim yang menggunakannya untuk memperoleh penguasaan bola yang baik di tempat lawan.
Formasi ini termasuk termasuk keliru satu formasi yang populer hingga waktu ini dan digunakan oleh klub-klub hebat dari berbagai penjuru dunia. Salah satu tim papan atas liga Spanyol yang memanfaatkan formasi ini adalah Barcelona.
Bagi tim yang punyai para pemain berkemampuan operan yang luar biasa, formasi 4-3-3 ini amat menguntungkan. Hal ini menolong pola permainan yang mereka memanfaatkan agar dapat lebih optimal.
Pada intinya, formasi ini sesungguhnya cocok digunakan saat tim pemprioritaskan aliran-aliran bola yang cerdas di dalam menciptakan kesempatan untuk mencetak gol.

Bentuk Formasi 4-2-3-1

Formasi ini terdiri dari 4 orang bek, 2 orang gelandang atau pemain sedang bertahan, dan 3 orang pemain sedang menyerang, dan seorang striker atau penyerang.
Formasi ini adalah formasi yang solid dan ada problem ditembus pertahanan-nya gara-gara terdapat 4 orang bek dan 2 orang pemain sedang bertahan.
Penyerangan-nya termasuk kuat bersama dengan 3 pemain sedang penyerang-nya dan seorang penyerang utama agar dapat susah bagi tim lawan untuk menjaganya.
Di abad ke-21 ini, formasi 4-2-3-1 memperoleh popularitas yang luar biasa dan kerap digunakan oleh klub-klub besar dunia, khususnya Eropa.
Popularitas formasi ini meledak sesudah berhasilnya Spanyol, Jerman, dan Belanda di dalam menembus 4 besar Piala Dunia 2010. Setelah th. tersebut, formasi ini jadi seperti formasi dasar bagi nyaris seluruh klub-klub besar di Eropa.

Bentuk Formasi 4-1-4-1

Formasi 4-1-4-1 terdiri dari 4 orang pemain belakang atau bek, 1 orang gelandang bertahan, 4 orang gelandang penyerang, dan seorang striker.

Formasi ini adalah variasi dari formasi 4-5-1. Bedanya, kecuali di formasi 4-5-1 lebih condong 5 orang difokuskan sebagai gelandang bertahan, formasi 4-1-4-1 lebih mengedepankan pada kebolehan penyerangan.
5 orang bertipikal penyerangan, yaitu 4 orang gelandang penyerang dan seorang strikeryang jadi target man yang digunakan di dalam formasi ini berarti betapa maksimal-nya kebolehan serangan dari formasi ini.

Bentuk Formasi 3-4-3

Formasi ini terdiri dari 3 orang bek murni, 4 orang gelandang, dan 3 orang penyerang. 2 orang dari gelandang (gelandang paling kanan dan kiri) dapat berperan ganda jadi bek sayap.
2 gelandang berikut umumnya merupakan winger bek atau bek sayap yang diposisikan agak maju ke depan, agar berperan untuk bertahan dan maju. Sedangkan 2 gelandang yang di tengahnya jadi playmaker.

Bentuk Formasi 3-5-2

Formasi 3-5-2 memanfaatkan 3 orang bek, 5 orang gelandang, dan 2 orang penyerang di depan.
Yang harus diperhatikan ialah 5 orang gelandang tersebut. Karena keliru satu dari 5 gelandang berikut adalah gelandang murni, sedangkan 4 lainnya adalah gelandang menyerang.

Bentuk Formasi 3-6-1

Formasi yang satu ini nyaris jarang digunakan oleh para pelatih. Formasi ini sesungguhnya cocok untuk jenis permainan bertahan, tapi mengandalkan kreativitas lini tengah.
Formasi ini terdiri dari 3 orang pemain bek di belakang bersama dengan sejajar, 3 orang gelandang bertahan murni yang sejajar (gelandang tengah, kanan, dan kiri), 2 gelandang tengah, dan di depannya tersedia seorang pemain gelandang sedang menyerang. Terakhir, di depan para gelandang tersedia seorang striker yang berperan sebagai target man.
Tipe formasi 3-6-1 lebih mengedepankan penguasaan bola dan lapangan, ter-khusus di tempat tengah.

Bentuk Formasi 5-4-1

Formasi ini memanfaatkan 5 orang pemain bek, 4 orang pemain gelandang, dan seorang penyerang yang berperan sebagai target man.
Formasi ini punyai pertahanan yang solid, dan mengandalkan serangan balik. 2 orang bek sayap dapat maju ke depan waktu serangan balik, dan 2 gelandang sayap bertugas untuk memberikan umpan cantik kepada target man atau striker yang udah menunggu di depan.
Itulah macam-macam formasi sepak bola dan gambarnya yang dapat saya sampaikan untuk dijadikan referensi atau pelajaran. Semoga informasi ini bermanfaat.
Untuk tingkatkan kebolehan anda di lapangan, jangan lupa untuk tetap berlatih ya…
Terakhir, kecuali anda dambakan membaca lebih banyak seputar berita olahraga sepak bola internasional ter-update, saya merekomendasikan web FIFA sebagai sumber informasi yang terpercaya dan ter-update.

Salam olahraga!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *