Teknik Penanaman dan Sejarah Bunga Tulip

Teknik Penanaman
Tulip tidak sanggup hidup di alam terbuka wilayah tropis gara-gara membutuhkan suhu rendah di musim dingin untuk sanggup tumbuh. Tulip sanggup dipaksa untuk berbunga lebih cepat dari normal kalau ditaruh di daerah yang suhunya diatur jadi lebih tinggi.

Tulip sanggup ditanam bersama dengan dua cara, mengfungsikan umbi atau biji. Tulip yang ditanam dari umbi membutuhkan sementara setahun untuk sanggup menghasilkan bunga yang lumayan besarnya, namun tanaman yang ditanam dari biji membutuhkan sementara antara 5-7 tahun agar sanggup berbunga.

Baca Juga : Toko Bunga Surabaya Jawa Timur

Bunga yang sudah selesai mekar harus dipotong untuk meraih umbi.

Menurut hasil penelitian yang berlaku hanya untuk bunga Tulip, kalau sewaktu bunga belum mekar bagian bawah kuncup bunga ditusuk sampai tembus bersama dengan jarum (misalnya jarum jahit), gas etilen akan diproduksi oleh bunga yang terluka agar jaman mekar bunga jadi lebih panjang. Perlakuan yang serupa kalau dilakukan terhadap bunga yang sudah mekar membuat jaman mekar malah jadi lebih singkat.

Sejarah
Pada awalannya bunga tulip tumbuh liar di kawasan Asia Tengah dan Asia Barat. Kerajaan Ottoman Turki terpikat terhadap keindahan dan kesempurnaan bunga tulip dan menjadi membudidayakan bunga tulip sejak tahun 1000. Motif-motif bunga tulip sudah sejak lama banyak dipakai di dalam seni ornamen Persia dan Turki. Nama yang diberikan orang Eropa untuk tulip berasal dari bhs Persia untuk serban (bahasa Persia: دلبنت, dulband) gara-gara bunga tulip kala belum mekar sepenuhnya bentuknya nampak layaknya serban.

Jenis-jenis tulip yang sudah dikenal sejak zaman dulu membawa motif garis-garis, “coretan kuas,” atau “jilatan api” atau membawa warna lain terhadap bagian-bagian tertentu daun bunga, namun jenis-jenis yang lebih baru membawa pola aneka warna terhadap daun bunga. Sentuhan warna lain terhadap warna dasar bunga tulip disebabkan perubahan pigmen di bagian atas dan bagian bawah bunga.

Infeksi virus mosaik yang dibawa serangga sejenis kutu membuat terjadinya style tulip langka bersama dengan motif indah layaknya coretan kuas yang diburu orang Belanda sewaktu demam bunga Tulip mania. Virus mosaik membuat tanaman tulip menderita dan mati perlahan-lahan, kendati bunga yang dihasilkan jadi sangat indah. Sekarang ini, virus mosaik sanggup dikatakan sudah hampir musnah dari ladang-ladang bunga tulip.

Di Kerajaan Ottoman dan Belanda, tingginya permohonan atas tulip yang tidak diimbangi pasokan yang lumayan menimbulkan fenomena yang disebut Tulip mania. Permainan harga tulip oleh para spekulan termasuk jadi tidak benar satu gara-gara kemunduran ekonomi Kesultanan Ottoman.

Belanda setiap tahunnya mengirimkan bunga tulip untuk ditanam di kota Ottawa sebagai ucapan menerima kasih kepada Kanada yang membiarkan Belanda dari Nazi Jerman dan sewaktu zaman pendudukan bermurah hati sedia kan daerah bermukim Ratu Julianayang terhadap sementara itu tetap puteri mahkota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *